Beranda > Seputar di Sekitar > Gedung JICA yang Menjadi Kebanggaan

Gedung JICA yang Menjadi Kebanggaan

Universitas Pendididikan Indonesias (UPI) yang terletak di jalan Doktor Setia Budi nomor 229 Bandung ini merupakan kampus yang pelopor dan unggul. Tak heran jika banyak orang memilih kampus ini sebagai alternatif untuk menutut ilmu. Ada satu hal yang menjadi kebanggaan di kampus ini yaitu Fakultas Pendidikan matematika dan Ilmu Pengetahuan alam (fFPMIPA) yang oke punya. Orang-orang menyebutnya fakultas ini dengan sebutan JICA. Mengapa demikian?

JICA (Japan International Cooperation Agency ) adalah sebutan untuk gedung gedung dimana mahasiswa fakultas MIPA ini melakukan aktivitas perkuliahan. Untuk mengetahui keberadaan gedung ini ada berbagai alternatif, dari gerbang utama UPI Anda akan menempuh perjalanan yang lumayan jauh sekitar kurang lebih 15 menit dengan berjalan kaki karena keberadaan kampus ini yang berada di pojok barat berdampingan dengan gedung pascasarjana. Dari arah selatan, Anda bisa memasuki gedung ini melalui Daarut Tauhid dimana KH Abdullah Gymnastiar berada, sedangkan dari arah barat dan utara bisa melalui Geger Arum dan Cilimus karena banyak mahasiswa yang kos disana, akan tetapi jalur ini tidak bisa dilalui dengan kendaraan, cukup berjalan kaki saja, karena perbatasan UPI dengan perkampungan sangatlah dekat, hanya berbataskan pagar yang dapat dilalui dengan berjalan kaki.

Ketika Anda memasuki gedung ini, Anda akan disuguhi dengan suasana yang berbeda dari tempat lain yang berada di kampus ini. Suasana Jepang lebih kentara dari arsitektur bangunan ini. Halaman depan yang luas memberikan kemegahan yang indah. Rumput hijau menghiasi disekeliling gedung ini, namun ada peringatan ‘dilarang menginjak rumput’. Halaman depan hanya untuk parkir mobil, sedangkan motor diparkir di belakang gedung ini. Walaupun panas menyengat pada siang hari ketika anda berada di luar gedung ini karena pepohonan di sekitarnya belum cukup untuk jadi peneduh, akan tetapi gedung ini masih tetap tertata. Area utama terdapat ruang lobi dan kantor fakultas ini, selain itu terdapat tangga utama yang digunakan untuk menempuh dari satu lantai ke lantai lainnya.

Gedung ini terdiri dari delapan lantai,yang areanya dibagi berdasarkan arah mata angin, yaitu east untuk gedung timur yang terdiri dari empat lantai, west-gedung barat yang terdirti dari tiga lantai, south-gedung selatan yang terdiri dari tiga lantai dan north gedung-utara yang terdiri dari lima lantai. Penamaan gedung ini sangat memudahkan Anda untuk mencari tempat yang diinginkan, misalnya saja Anda ingin mencari ruangan E-210, penamaan itu tidak sembarangan, E yang artinya tempat ini berada pada gedung timur angka setelah huruf E yaitu angka 2 berarti menunjukan ruangan ini berada pada lantai dua dan angka 10 merupakan ruangan kesepuluh yang ada di area timur itu. Mudah bukan? Dii setiap ruangan terdapat alat pendeteksi asap untuk mengatasi kebakaran, jadi jangan coba-coba merokok sembarangan di gedung ini.

Di setiap sudut utara terdapat menara yang terdiri dari delapan lantai mirip gedung WTC tempat penelitian mahasiswa program studi fisika mengenai ilmu perbintangan, tetapi Anda bisa menggunakan bagian gedung ini untuk menikmati suasana kota bandung. Untuk menempuhnya, Anda cukup meniti tangga yang melingkar di menara itu. Didekat menara timur terdapat sebuah lift yang bisa digunakan sebagai alternatif untuk menempuh ruangan yang dituju. Ditengah kedua menara itu terdapat jam dinding yang besar, mirip sekolah dii jepang pada umumnya.

Ruangan sebelah utara dikhususkan untuk praktikum mahasiswa dari berbagai program studi yang penamaan laboratoriumnya di sesuaikan dengan program studi masing-masing. Gedung timur dan selatan digunakan untuk perkuliahan yang setiap pojoknya terdapat tangga untuk menenpuh ruangan kelas yang dituju, sedangkan gedung barat ialah area tempat mahasiswa melakukan kegiatan kemahasiswaan diluar perkuliahan. Pada lantai satu dibagian gedung barat fakultas ini terdapat kafetaria yang cukup nyaman untuk sekedar beristirahat sambil menikmati menu makanan yang tersedia disana. Dua lantai di atas kafetaria terdapat auditorium tempat dilakukannya seminar, sarasehan, pertemuan-pertemuan, bahkan Anda bisa menyewa gedung ini untuk dijadikan tempat dari kegiatan yang akan Anda laksanakan. Jika Anda memasuki auditorium, Anda seperti seorang eksekutif yang disuguhi kenyamanan ekstra karena arsitektur kayu yang dominan diruangan ini ditambah lagi lampu-lampu yang menghiasinya, tak heran jika mahasiswanya merasa bangga masuk ke ruangan ini.

Walaupun gedung ini keseluruhannya dibuat oleh orang negeri sakura, tapi mereka tetap membuatkan mushala yang berada di area lantai satu gedung timur yang bisa dimanfaatkan secara bergantian untuk menunaikan shalat. Tak jauh dari mushala terdapat ruang ICT tempat jaringan komputer di fakultas ini yang berdampingan dengan ruang perpustakaan yang berada paling pojok gedung timur menambah kelengkapan sarana di fakultas ini.

Area yang dikelilingi oleh keempat gedung ini adalah pesona JICA yang tidak terkalahkan dengan arsitektur lainnya.Taman bunga dan tiang-tiang yang membentuk lingkaran di area ini menambah kekokohan dan keindahan gedung JICA. Tepat di pusat gedung ini terdapat tulisan “disini tertanam ‘capsule time’” mungkin Anda heran, ada rahasia apa dibalik kemegahan gedung ini? hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahui maksud dari itu.

Agar tidak ketinggalan dengan dunia informasi yang terjadi saat ini, di gedung ini terdapat hot spot yang bisa digunakan oleh siapapun untuk sekedar chatting, browsing, dan lain sebagainya, asalkan mempunyai komputer yang bisa koneksi internet

Satu hal yang tidak boleh dilupakan jika anda singgah atau kuliah di fakultas ini, yaitu keberadaan kamar kecilnya. Disetiap sudut gedung ini terdapat kamar kecil yang tempatnya bersebrangan antara kamar kecil laki-laki dan perempuan. Ketika anda berada di salah satu kamar kecil mungkin bayangan anda tertuju pada hotel bintang lima, apa mau dikata memang itu kenyataannya. Indah bukan?

Itulah mengapa gedung JICA selalu menjadi kebanggaan mahasiswa fakultas MIPA.

  1. 19 Oktober 2009 pukul 7:21 am

    hihi…i studied at that awesome building

  2. 21 September 2011 pukul 9:15 pm

    i really am very proud with my JICA building😛
    kayanya gak akan bosen kuliah di sana

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: